Rabu, 09 Maret 2011

Saudi Arabia Country



Saudi Arabia atau dikenal Arab Saudi adalah tempat lahirnya agama Islam dan rumah bagi dua tempat menyembah tersuci yaitu di Mekkah dan Madinah. Gelar resmi raja adalah wali dari Dua Mesjid Suci. Negara Saudi modern didirikan pada 1932 oleh ABDUL AL-AZIZ bin Abdul Al-Rahman AL-SAUD (Ibnu Saud) setelah 30-an tahun lebih mengampanyekan untuk menyatukan hampir Semenanjung Arab. Seorang pria keturunan dari Ibnu Saud, anaknya Abdullah bin Abdul Al-Aziz, memimpin negara sekarang berdasarkan hukum dasar negara 1992. Lanjutan invasi Irak pada Kuwait pada 1990, Saudi Arabia menerima keluarga kerajaan Kuwait dan 400.000 pengungsi sementara mengizinkan pasukan tentara-tentara Arab dan Barat untuk menyebar ke seluruh wilayah bagi pembebasan Kuwait di tahun-tahun selanjutnya. Berlanjutnya kehadiran pasukan tentara Barat di tanah Saudi setelah pembebasan Kuwait menjadi suatu sumber keadaan tegang antara keluarga kerajaan dan masyarakat hingga semua pasukan operasional tentara Amerika Serikat (AS) meninggalkan Arab pada 2003. Penyerangan teroris besar pada bulan Mei dan November 2003 bertaji kuat melanjutkan kampanye melawan teroris domestik dan aliran ekstremis. Raja Abdullah telah melanjutkan program pembentukan kembali dengan waspada memulai ketika ia di bermahkota pangeran. Untuk mempromosikan peningkatan partisipasi politik, pemerintah Saudi menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) di seluruh negeri dari Februari hingga April 2005 bagi setengah anggota dewan kota. Pada Desember 2005, Raja Abdullah menggenapkan proses pemilu dengan mengangkat anggota-anggota tetap dari dewan penasehat kota. Saudi Arabia tetap memimpin produsen minyak dan gas alam dan memegang kira-kira 25% cadangan minyak dunia. Pemerintah Saudi Arabia melanjutkan untuk mengejar menyusun kembali ekonomi dan diversifikasi, khususnya sejak pengangkatan Saudi Arabia ke World Trade Organization (WTO) pada Desember 2005. dan mempromosikan investasi asing dalam kerajaan Saudi. Pertumbuhan populasi dengan pesat, kekurangan air, dan ekonomi secara luas tergantung pada hasil produksi dan harga semua adalah kelanjutan dari perhatian pemerintah.


Saudi Arabia berlokasi di Timur Tengah, berbatasan dengan Teluk Persia dan Laut Merah (B), serta Yaman Utara Letak koordinat di 25 00 Utara dan 45 00 Selatan. Mempunyai Luas wilayah dengan total 2.149.690 km2. Negara ini juga berbatasan langsung dengan negara Irak, Jordan, Kuwait (U), Oman, Yaman (S), Qatar, United Arab Emirates (UAE) (T). Garis pantai sepanjang 2.640 km. Iklim disana juga sangat keras, gurun kering dengan temperatur yang sangat ekstrem. Tanah lapang di Saudi Arabia juga hampir tidak berpenduduk, dan bergurun pasir. Dengan keadaan alam yang tidak bersahabat justeru Saudi Arabia dilimpahi sumber daya alam yang melimpah seperti minyak bumi, gas alam, bijih besi, emas, dan tembaga.
Penduduk
Populasi di negara Islam ini berjumlah sekitar 27.601.038, jumlah ini termasuk non pribumi (diperkirakan Juli 2007). Berbeda dengan Indonesia angka pertumbuhan populasi di Saudi Arabia 2.06% (diperkirakan 2007). Etnis Grup didominasi oleh Arab 90%, dan Afro-Asia 10%. Bahasa resmi yang digunakan adalah Bahasa Arab, sedangkan penduduk Saudi Arabia memeluk Islam 100%. Lagu kebangsaan Saudi Arabia adalah Sarei Lil Majd Walaya.
Pemerintahan
Nama negara dalam bentuk panjang Kerajaan Saudi Arabia, bentuk pendeknya Saudi Arabia, tetapi penduduk lokal menyebut negaranya Al Mamlakah al Arabiyah as Suudiyah atau Al Arabiyah as Suudiyah. Jenis pemerintahan Monarki, yang dipegang oleh seorang raja. Sedangkan Ibukotanya terletak di Riyadh. Letak koordinat geografis di 24 38 U, 46 43 S. Saudi Arabia memiliki 13 provinsi administratif yaitu : Al Bahah, Al Hudud ash Shamaliyah, Al Jawf, Al Madinah, Al Qasim, Ar Riyad, Ash Sharqiyah (Provinsi sebelah Timur), ‘Asir, Ha’il, Jizan, Makkah, Najran, Tabuk. Negeri ini juga mempunyai hari bersejarah yaitu pada 23 September 1932 (hari penyatuan kerajaan). Pemakaian konstitusi juga merujuk pada Islam. Negara diperintah menurut Hukum Islam; dan Hukum Dasar di sambungkan dengan hak-hak pemerintah serta kewajiban-kewajiban di umumkan secara resmi oleh keputusan Mahkamah Kerajaan. Pada 1992. Sistem legal yang berlaku adalah Hukum Syariah, beberapa hukum sekuler telah diperkenalkan; pertikaian, persengketaan serta perdebatan telah ditangani oleh komte khusus. Tetapi belum diterima oleh kuat kuasa Pengadilan Hukum Internasional—International Court of Justice Jurisdiction (ICJ) .
Pembagian Kekuasaan
Eksekutif Kepala Negara : Raja and Perdana Menteri Abdullah bin Abdul al-Aziz Al Saud (sejak 1 Agustus 2005). Ahli waris mahkota Pangeran Sultan bin Abd al- Aziz Al Saud (Setengah kakak monarki, lahir 5 Januari 1928) catatan – monarki merupakan kepala dari negara dan pemerintahan.
Kepala Pemerintahan : Raja and Perdana Menteri Abdullah bin Abdul al-Aziz Al Saud (sejak 1 Agustus 2005).
Kabinet : Dewan Menteri menunjuk monarki setiap empat tahun sekali termasuk anggota.
Pemilu : Tidak ada; Monarki merupakan turun-temurun; catatan – Komisi Kesetiaan baru dibuat oleh keputusan kerajaan pada Oktober 2006 mendirikan suatu komite pangeran Saudi yang akan memainkan peranan dalam memilih Raja Saudi di masa depan, tetapi sistem baru ini tidak akan berdampak hingga pangeran bermahkota Pangeran Sultan menjadi raja.
Legislatif : Dewan Konsultatif atau Majlis al-Shura (150 anggota dan ketua ditunjuk oleh monarki dalam masa jabatan empat tahun). Catatan – meskipun Dewan Menteri mengumumkan pada Oktober 2003 bermaksud memperkenalkan pemilu bagi setengah anggota dari lokal dan perhimpunan provinsi dan sepertiga anggota Dewan Konsultatif Nasional atau Majlis al-Shura, secara kenaikan lebih dari masa empat hingga lima tahun, hingga sekarang tidak ada pemilu yang diselenggarakan atau di umumkan.
Yudikatif : Dewan Hukum tertinggi
Partai politik tidak ada di Saudi Arabia karena jenis pemerintahannya monarki.
Organisasi Internasional : ABEDA, AfDB, AFESD, AMF, BIS, FAO, G-77, GCC, IAEA, IBRD, ICAO, ICC, ICRM, IDB, IFAD, IFC, IFRCS, IHO, ILO, IMF, IMO, IMSO, Interpol, IOC, IPU, ISO, ITSO, ITU, LAS, MIGA, NAM, OAPEC, OAS (observer), OIC, OPCW, OPEC, PCA, UN, UNCTAD, UNESCO, UNIDO, UNRWA, UNWTO, UPU, WCO, WFTU, WHO, WIPO, WMO, WTO.
Gambaran bendera Saudi Arabia: Hijau, warna tradisional dalam bendera Islam, dengan Shahadat atau pegangan Muslim dalam naskah Arab putih besar (diterjemahkan sebagai “Tidak ada tuhan (yang haq) selain Allah; Muhammad adalah utusan Allah “) diatas sebuah pedang horizontal putih (titik ujung pada sudut terangkat); Gambar pedang ditambahkan di bendera pada 1906, menyimbolkan kesuksesan militer Islam dan Ibnu Saud, pendiri kerajaan Saudia Arabia. Desainnya merujuk pada awal abad dua puluh-an dan diasosiasikan dekat dengan keluarga Al-Saud yang mendirikan kerajaan pada 1932.
Ekonomi
Saudi Arabia memiliki dasar ekonomi minyak dengan pengawasan kuat pemerintah pada aktivitas ekonomi besar. Minyak memilki lebih dari 20% cadangan bahan bakar dunia, ranking tertinggi sebagai pengekspor terbesar bahan bakar, dan memainkan peranan pemimpin dalam Organization Petroleum Exporting Countries (OPEC). Sektor bahan bakar melaporkan secara kasar 75% anggaran pendapatan, 45% Gross Domestic Product (GDP), dan 90% pendapatan ekspor. Sekitar 40% GDP datang dari sektor privat. Secara kasar 5.5 juta pekerja luar negeri memainkan peranan penting dalam perekonomian Saudi. Secara khusus dalam sektor minyak dan jasa. Harga minyak tinggi telah berkembang pesat, pendapatan pemerintah, dan kepemilikan asset luar negeri Saudi, sementara memungkinkan Riyadh untuk membayar hutang dalam negeri. Pemerintah mendorong sektor privat berkembang – khususnya dalam pengadaan daya listrik, telekomunikasi, eksplorasi gas alam, dan bahan bakar kimia – untuk mengurangi ketergantungan kerajaan pada ekspor minyak dan meningkatkan kesempatan pekerjaan bagi pembengkakan populasi Saudi, 40% diantaranya pemuda dibawah 15 tahun.
Tingkat pengangguran yang tinggi, dan populasi pemuda besar pada umumnya kurang berpendidikan dan sektor privat sangat membutuhkan keahlian teknis. Riyadh secara pesat membiayai dan memiliki banyak pelatihan kerja dan pendidikan, pengembangan infrastruktur, dan penggajian pemerintah. Sebagai bagian dari usaha untuk menarik investor luar negeri dan keberagaman ekonomi, Saudi Arabia menyetujui untuk masuk ke dalam World Trade Organization (WTO) pada Desember 2005 setelah bertahun-tahun bernegosiasi. Pemerintah Saudi Arabia mengumumkan berencana mendirikan enam “kota ekonomi” di wilayah berbeda untuk mempromosikan pertumbuhan dan keberagaman.
Mata uang yang dipakai adalah Saudi Riyal (SAR).
Produk Pertanian : Gandum, barley (sej. Gandum yang digunakan untuk membuat bird dan wiski), tomat, melon, dates, jeruk sitrus; daging kambing, ayam, telur, dan susu.
Industri-industri : Produksi minyak mentah, penyulingan bahan bakar, petrokimia dasar, ammoniak, gas industri, sodium hidroksida (kaustik soda), semen, pupuk, plastik, baja, perbaikan kapal komersil, perbaikan pesawat udara komersil, dan konstruksi.
Komoditas ekspor : Bahan bakar dan produk bahan bakar 90%.
Komoditas impor : Mesin dan perlengkapan, jenis-jenis makanan, kimia, sepeda motor, tekstil.
Bantuan donor ekonomi : Sejak 2002, Saudi Arabia telah menyediakan lebih dari $480 juta dalam anggarannya mendukung Kuasa Palestina, mendukung pengungsi Palestina melalui kontribusi Agensi Kerja dan Pembebasan PBB – UN Relief and Works Agency (UNRWA)., menyediakan lebih dari $250 juta pada yayasan Liga Arab bagi Palestina, dan menjanjikan $500 juta dalam membantu tiga tahun kedepan Konferensi Donor pada Desember 2007; menjanjikan $230 juta untuk pertumbuhan Afganistan; menjanjikan $1 milyar dalam penjaminan ekspor dan pinjaman lunak pada Irak; menjanjikan $133juta bantuan pengabulan langsung, $187 juta dalam pinjaman pengijinan, dan $153 juta kredit ekspor bagi peringanan gempa Pakistan; total perjanjian $1.59 milyar untuk membantu Libanon dan mendepositkan kepada Central Bank of Lebanon pada 2006 dan menjanjikan tambahan $1.1 milyar pada awal 2007.

Militer






eperti negara lainnya Saudi Arabia juga memiliki angkatan bersenjata seperti: Land Forces/ Angkatan Darat (Tentara), Navy/ Angkatan Laut, Air Force/ Angkatan Udara, Air Defense Force, National Guard (Garda Nasional), Ministry of Interior Forces (paramiliter). Seperti halnya Israel, Saudi Arabia juga memiliki wajib militer (wamil) kira-kira berumur 18 tahun.
Pertikaian Internasional : Saudi Arabia telah menguatkan keamanan dengan membuat penghalang beton sepanjang bagian sekarang secara penuh berbatasan dengan Yaman untuk membendung kegiatan pelintas batas ilegal; Kuwait dan Saudi Arabia melanjutkan diskusi perbatasan maritim dengan Iran.
Daftar Raja dari awal hingga sekarang:

Nama
Lahir-Mati
Raja dari
Raja hingga
Catatan
Pendiri Saudi Arabia

Anak dari Raja Abdul Aziz, dipecat.
Anak dari Raja Abdul Aziz, dibunuh.
Anak dari Raja Abdul Aziz.
us 2005
Anak dari Raja Abdul Aziz
-
us 2005
Sekarang
Anak dari Raja Abdul Aziz
Sumber:
1.http://www.saudinf.com/main/010.htm
2.http://e.wikipedia.org/wiki/saudi Arabia
3.http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_kings_of_Saudi_Arabia
4.http://education.yahoo.com/reference/factbook/sa/;_ylt=AkouqZBTBdQc6Spi RliMCB26ecYF
5.http://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/geos/sa.html
6.http://www.nationsonline.org/oneworld/saudi_arabia.htm
7.Tjahyono Adi, Robert. 2007. Mengenal 192 Negara di Dunia. Yogyakarta: Pustaka Widyatama
posted : rocket wrg


Tidak ada komentar:

Posting Komentar